Headline NewsHukumKejariKesejahteraanKorupsiLingkunganMahasiswaPemerintahanPolewali MandarPolres PolmanSulawesiSulawesi BaratTambangTNI

Tambang Ilegal di Sekitar Kantor Camat Matakali Diselidiki Polres, Diduga Milik Inisial AS, Siapa Bekingi ?

Bidikcelebes.com |Polewali Mandar – Aktivitas tambang tanpa Izin Usaha Pertambangan (IUP) di sekitar wilayah Kantor Kecamatan Matakali diduga telah beroperasi cukup lama. Luasnya hamparan lahan yang telah terkeruk menjadi indikasi kuat tambang ilegal itu berjalan bertahun-tahun.

Tambang tersebut diduga milik inisial AS. Informasi yang beredar menyebut aktivitas itu diduga dibekingi seorang oknum aparat berseragam hijau. Lokasinya yang berdekatan dengan kantor kecamatan membuat publik mempertanyakan lemahnya pengawasan.

Kasus ini kini resmi ditangani Polres Polman. Surat Perintah Penyelidikan telah diterbitkan untuk mendalami dugaan pelanggaran UU No. 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Andi Kaco, aktivis Cipayung Plus Polewali Mandar, menegaskan aktivitas tersebut bukan hanya melanggar UU Minerba. β€œIni juga bisa dijerat UU Tindak Pidana Korupsi. Sudah lama beroperasi tanpa izin legal, artinya tidak ada dasar hukum untuk membayar royalti ke negara. Ada potensi kerugian negara di situ,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Andi Kaco menambahkan, dampak lingkungan dari galian C ilegal itu sudah terlihat. Lahan gundul, tidak ada reklamasi, dan potensi rawan longsor saat musim hujan.

Pasal UU Minerba menyebut setiap orang yang melakukan penambangan tanpa IUP dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak yang diduga pemilik berinisial AS belum berhasil dikonfirmasi.

Polres Polman melalui Penyelidik Syarul melalui Via telepon kepada Andi Kaco akan memeriksa lagi saksi tambahan dalam proses penyelidikan itu.

Di kesempatan berbeda Dandim 1402 Polmas, Ikhwan melalui pesan Whatsapp (WA) mengutarakan jika ada seorang oknum anggota yang terlibat tolong di informasikan namanya siapa akan ditindak.

“Adakah anggota saya yang terlibat ? kalau ada tolong infokan atas nama siapa, biar ku BAP langsung”. Tulisnya.

Masyarakat Matakali berharap kasus ini diusut tuntas dan tidak berhenti di tengah jalan.

(Visited 23 times, 23 visits today)
Bagikan