Cipayung Plus Polman Turun Jalan, Soroti Kinerja DPRD Polman dan Dugaan Korupsi
Bidikcelebes.com | Polewali Mandar – Aliansi Cipayung Plus Polewali Mandar (Polman) yang terdiri dari KAMMI,GMNI,HMI,PMII, Melakukan aksi demonstrasi pada hari ini 28 Januari 2026, mereka menyoroti kinerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polman dan Dugaan tindak pidana korupsi serta dugaan pemalsuan dokumen anggaran makan minum di DPRD Polman.
Setelah beberapa menit orasi di pinggir jalan masa aksi lalu masuk ke pelataran kantor DPRD Polman nampak hadir Ketua DPRD dan beberapa Anggota DPRD lainnya.
Iqbal Yahya menyampaikan orasinya menyoroti kinerja anggota dewan lemah terhadap sejumlah persoalan.
Persoalan itu kata Iqbal Yahya terkait lemahnya pengawasan anggota dewan terhadap 20 aset daerah berupa kendaraan yang dikuasai dan digunakan oleh pihak lain.
Pengawasan terhadap pengembang perumahan yang tidak membangun ruang terbuka hijau publik yang sesuai dengan fungsinya dan sesuai dengan ketetapan di STIE PLAN.
Begitu juga dengan Rifai menyampaikan orasinya dihadap Ketua dan Anggota DPRD Polman terkait Aktivitas Pertambangan diduga tidak memiliki izin akan tetapi beroperasi serta minimnya PAD Pajak Pertambangan.
Rifai juga meminta DPRD untuk melakukan sidak dan merekomendasikan ke Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan penyelidikan.
Di tempat lain yakni di Kejaksaan Negeri (Kejari) Polman sejumlah massa aksi Cipayung Plus membawah sejumlah tuntutan yakni :
1. Mendesak Kejari Polman untuk segera mengumumkan nama tersangka kasus koni
2. Mendesak kejari polman untuk memproses semua laporan yang masuk
3. Mendesak kejari polman untuk mengusut tuntas dugaan korupsi anggran makan minum DPRD Polman yang sudah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Sulawesi Barat.
4. Mendesak menyelesaikan laporan pengaduan KAMMI dan GMNI yang telah dimasukkan pada tahun 2025 lalu.
Tuntutan aksi tersebut diterima langsung oleh Nurcholis Kepala Kejaksaan Negeri Polman beserta jajarannya.
Anca