Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud Meninjau Lokasi Pertanian Bawang Merah warga Yang Terkena Serangan Hama Ulat
Bidikcelebes .com |Polewali Mandar – Serangan hama ulat melanda puluhan hektare lahan pertanian bawang merah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah turun langsung meninjau dampak yang dialami para petani.
Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, meninjau lokasi pertanian warga di Kecamatan Balanipa pada Selasa (14/4/2026). Sejumlah wilayah yang terdampak antara lain Desa Suruang, Kecamatan Campalagian sekitar 3 hektare, Desa Lambanan, Kecamatan Balanipa sekitar 10 hektare, serta Desa Bala, Kecamatan Balanipa sekitar 30 hektare
Dalam kunjungan tersebut, Samsul didampingi Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Perkebunan dan Peternakan Polman, Muhammad Yunus.
Samsul Mahmud mengakui, serangan hama ulat tersebut tergolong masif dan berdampak langsung terhadap produktivitas bawang merah milik petani.
“Serangan hama ini cukup luas dan tentu berpengaruh terhadap hasil panen serta kesejahteraan petani,” ujarnya di lokasi.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan serta berkoordinasi dengan para petani untuk mencari langkah penanganan yang tepat.
“Oleh karena itu, kami hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan pemerintah hadir di tengah kesulitan petani,” katanya.
Selain serangan hama, berdasarkan laporan petani, Samsul juga menyoroti persoalan ketersediaan air yang menjadi kendala utama di lahan pertanian bawang merah di dua kecamatan tersebut.
Menurut dia, meski bawang merah bukan tanaman yang membutuhkan genangan air, suplai air tetap diperlukan secara rutin sejak masa tanam hingga usia sekitar 50 hari.
“Tadi saya sudah sampaikan kepada Pak Kabid untuk mencari titik sumber air. Insya Allah ke depan ini akan menjadi program pemerintah daerah bersama provinsi untuk mengatasi persoalan yang sangat mendesak ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kebutuhan air sangat penting untuk menjaga pertumbuhan tanaman bawang merah, terutama dari pagi hingga sore hari.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan segera merumuskan langkah konkret, termasuk penanganan hama secara terpadu serta penyediaan infrastruktur air guna menjaga produktivitas pertanian.
Selain meninjau lokasi, Bupati H. Samsul Mahmud juga berdiskusi langsung dengan para petani untuk menyerap berbagai aspirasi terkait persoalan hama dan kebutuhan air di lahan pertanian mereka.
Atjo