HMIMamujuManakarraSulawesiSulawesi Barat

Dana Pembebasan Lahan BLK Sulbar Kembali Disorot, HMI Manakarra Ancam Investigasi Jika Transparansi Tak Dibuka

BidikCelebes .com |Mamuju – Isu pembebasan lahan Balai Latihan Kerja (BLK) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kembali menjadi sorotan Kali ini,dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra melalui Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran dalam proses pembebasan lahan tersebut.

Aktivis HMI Cabang Manakarra, Ahyar, dalam keterangannya Selasa-09-06-2026. menegaskan bahwa meskipun sebelumnya tidak terdapat temuan signifikan dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), hal tersebut tidak otomatis menghilangkan berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah aspek krusial yang belum dijelaskan secara terbuka kepada publik, khususnya terkait mekanisme pembebasan lahan, penentuan nilai ganti rugi, hingga alur pencairan anggaran proyek tersebut.

“Pertanyaan mendasar yang muncul adalah bagaimana proses pembebasan lahan dilakukan, bagaimana penentuan nilai ganti rugi ditetapkan, dan sejauh mana transparansi alur pencairan anggaran dalam proyek tersebut,” tegas Ahyar.

Ia menilai, minimnya penjelasan rinci dari pihak terkait telah memunculkan berbagai spekulasi dan dugaan adanya praktik yang tidak transparan dalam proses pembebasan lahan BLK Sulbar.

Karena itu, HMI Manakarra mendesak agar pengawasan terhadap proyek tersebut tidak hanya berhenti pada aspek administratif, tetapi juga dilakukan pemeriksaan yang lebih mendalam terhadap seluruh tahapan pengadaan, termasuk metode penilaian lahan dan potensi konflik kepentingan.

“Jika benar tidak ada penyimpangan, maka keterbukaan data dan proses seharusnya tidak menjadi persoalan. Ketika publik masih mempertanyakan, berarti ada kebutuhan akan transparansi yang lebih luas dan dapat diuji secara terbuka,” lanjutnya.

Ahyar juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mencermati persoalan tersebut guna memastikan seluruh penggunaan anggaran negara dalam proyek strategis daerah berjalan sesuai ketentuan dan bebas dari potensi penyimpangan.

Hingga saat ini, kata dia, belum ada penjelasan komprehensif dari pihak terkait yang mampu menjawab seluruh pertanyaan publik mengenai pembebasan lahan BLK Sulbar.

“Apakah kasus ini akan dibuka secara terang benderang atau tetap menyisakan ruang abu-abu yang memicu spekulasi berkepanjangan, itu yang kini ditunggu masyarakat,” ujarnya.

HMI Cabang Manakarra bahkan memberikan peringatan tegas. Jika dalam waktu dekat tidak ada penjelasan resmi dan transparan dari pihak terkait, organisasi tersebut mengaku akan melakukan investigasi secara kelembagaan.

“Jika dalam waktu dekat tidak ada penjelasan dari pihak yang terkait, maka secara kelembagaan HMI Cabang Manakarra dengan tegas akan melakukan investigasi dengan cara kami sendiri,” tutup Ahyar.

Rls

 

(Visited 39 times, 1 visits today)
Bagikan